Rabu, 15 Agustus 2012

inilah cinta

dari sampah di jalanan dulu engkau memungutku. ingat tidak waktu itu? tubuhku bau, bahkan penuh dengan borok. aku masih ingat betul masa itu, tak sedetik pun engkau menutup hidung atau sekedar memalingkan wajahmu daripadaku. ah! aku benar-benar malu. bisa bertemu insan setulus dan sebijak dirimu. mungkin saja orang menganggapku tidak tau diri kini. karena engkau telah berhasil mengubah sampah menjadi segenggam emas murni. hingga kini pun tak ada yang berubah darimu atasku. saat aku lemah, terkulai tak berdaya, selalu saja ada caramu membuatku bangkit dan kuat kembali. walau aku aku tidak pernah tau kalau sebenarnya engkau juga banyak beban. tetapi cintamu atasku berhasil mengalahkan itu semua. walau aku tidak pernah berbuat apa-apa padamu, melihatku tersenyum saja sudah membuat engkau bahagia. setidaknya itulah pengakuan yang pernah aku dengar dari bibirmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar