Minggu, 22 April 2012

suatu senja di pelataran wajahmu

diantara lembutnya deru nafas yang memburu. sejenak tersibak alunan gemerincing damai dalam setiap hembusannya. menatap ronamu membuat senja malu-malu tak mau beranjak. mengintip dari balik awan yang mulai menguning. terkadang merona merah ketika kau balik menatapnya. tak ingin rasanya senja menutup hari ini. tak ingin rasanya kehilangan raut wajah itu. d tahannya laju angin, d tolaknya kedatangan hujan. semata hanya ingin menikmati sketsa sederhana d wajahmu.tak sadar dia harus beranjak . keindahan itu membuatnya terlena hingga tak mampu menahan laju hari yang harus berganti. perlahan senja berganti buram. menutup pelataran indah itu dengan rasa yang tak berwarna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar